Minggu, 23 April 2017

SS_Tugas 2_Perekonomian Indonesia

Kelompok 3


PERTUMBUHAN DAN PEMBANGUNAN EKONOMI DI INDOESIA
1. Pengertian pertumbuhan ekonomi dan pembangunan ekonomi
- Pertumbuhan ekonomi adalah peningkatan GDP rill selama periode waktu tertentu atau peningkatan GDP perkapita rill dari waktu ke waktu.
- Pembangunan ekonomi pada dasarnya adalah upaya memperluas kemampuan dan kebebasan memilih (increasing the ability and freedom to choice), yang dapat meningkatkan utilitas/kualitas hidup, terutama dalam membangun Kualitas SDM, Sarana dan Prasarana, serta Kelembagaan-kelembagaan Ekonomi Modern.

2. Perbedaan Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan Ekonomi
 - Pertumbuhan ekonomi merupakan proses berkembang atau naiknya produk berkapita yang terjadi dalam jangka waktu panjang. Sedangkan pembangunan ekonomi merupakan proses perubahan yang terjadi secara terus menerus menuju perbaikan, adapun salah satu perubahannya terlihat pada meningkatnya produk berkapita.
- Pertumbuhan ekonomi dalam prosesnya tidak memperhatikan pemerataan pendapatan. Sedangkan dalam pembangunan ekonomi dalam prosesnya memperhatikan pemerataan pendapatan dan juga pemerataan pembangunan serta hasilnya.
 - Ekonomi yang terus bertumbuh, tidak memperhatikan pertambahan penduduk, sedangkan proses pembangunan ekonomi memperhatikan pertambahan penduduk suatu negara.
 - Proses pertumbuhan ekonomi belum tentu dapat meningkatkan taraf hidup suatu negara atau masyarakat. Sedangkan pembangunan ekonomi dalam prosesnya bisa meningkatkan taraf hidup suatu negara atau masyarakat.
 - Ketika suatu negara terjadi pertumbuhan ekonomi maka belum tentu disertai dengan pembangunan ekonomi, namun ini dapat terjadi sebaliknya karena pembangunan ekonomi suatu negara selalu beriringan dengan pertumbuhan ekonomi.
 - Input pada pertumbuhan ekonomi selalu menghasilkan output yang lebih banyak namun pada pembangunan ekonomi, input tidak hanya menghasilkan putput yang banyak, namun di sisi lain juga terjadi perubahan dalam kelembagaan dan juga pengetahuan teknik.


3. Contoh Kasus Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia
Bank Dunia: Ekonomi RI Tumbuh Baik di Tengah Perlambatan Global
Bank Dunia menilai ekonomi Indonesia mampu tumbuh positif di tengah pelemahan ekonomi global. Hal ini didorong dari perbaikan tata kelola fiskal yang memperkuat ekonomi Indonesia. Perbaikan pengelolaan fiskal dapat mendukung pertumbuhan PDB Indonesia yang diproyeksikan 5,1 persen di tahun 2016. Selain itu, Bank Dunia juga mencatat pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia mengalami peningkatan menjadi 5,2 persen di triwulan dua 2016. Angka tersebut meningkat 0,3 persen dibandingkan triwulan satu tahun 2016 sebesar 4,9 persen.
-Komentar/tanggapan terhadap kasus tersebut :
Menurut kami, setelah kita membaca berita di atas kita bisa menyimpulkan bahwa pengelolaan kebijakan fiscal dapat mempengaruhi pertumbuhan suatu perekonomian suatu bangsa.
Di dalam berita di atas disebutkan bahwa perekonomian Indonesia mampu tumbuh positif di tengah pelemahan ekonomi global karena di dorong dari perbaikan tata kelola fiscal.  Perbaikan pengelolaan fiscal seperti reformasi kebijakan ekonomi Indonesia, khususnya pengurangan subsidi BBM, dinilai telah memberikan ruang fiskal bagi pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik, terutama di bidang pendidikan dan kesehatan dan  program tax amnesti yang baru-baru ini dijalankan dinilai membuahkan hasil. Perbaikan pengelolaan fiskal dapat mendukung pertumbuhan PDB Indonesia yang diproyeksikan 5,1 persen di tahun 2016. Selain itu, Bank Dunia juga mencatat pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia mengalami peningkatan menjadi 5,2 persen di triwulan dua 2016. Angka tersebut meningkat 0,3 persen dibandingkan triwulan satu tahun 2016 sebesar 4,9 persen.
Pengusung program tax amnesti yaitu menteri keuangan Indonesia, Ibu Sri Mulyani menerima anugerah bidang konservasi dari Universitas Negeri Semarang (Unnes) yakni penghargaan Upakarti Artheswara Adhikarana dari Universitas Negeri Semarang (Unnes). Penghargaan ini diberikan atas keutamaan dan keunggulan sebagai penanggungjawab keuangan negara.
Kita pun bisa bersama-sama menyimpulkan bahwa jika pengelolaan kebijakan publik dilakukan dengan lebih kuat serta reformasi struktural, termasuk tanggapan tepat waktu terkait harga pangan maka akan memberikan hasil positif. Semoga kedepannya perekonmian Indonesia akan terus meningkat.


4. Contoh Kasus Pembangunan Ekonomi di Indonesia
Ini Dia Lima Fokus dan Masalah Pembangunan Indonesia Saat Ini
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago menyampaikan beberapa fokus pemerintah dalam pembangunan ekonomi dalam lima tahun ke depan. terdapat lima focus dalam pembangunan ini, yaitu :
Ø Pertama, pemerintah fokus pada masalah pangan.
Ø Kedua, pemerintah fokus pada masalah kelautan dan perikanan, karena sebagian besar wilayah Indonesia itu lautan tetapi Indonesia belum mampu untuk menjadi negara pengekspor hasil-hasil laut.
Ø Ketiga, pemerintah fokus pada masalah kemiskinan terhadap nelayan.
Ø Keempat, pemerintah fokus pada permasalahan industri.
Ø Kelima, pemerintah fokus pada permalahan industri pariwisata
Pemerintah menargetkan 20 juta kunjungan wisatawan asing sampai tahun 2019, Andrinof menjabarkan Indonesia harus menjadi negeri dengan struktur ekonomi yang kuat dan kokoh.
-Komentar/Tanggapan terhadap kasus tersebut :
Sebagaimana yang telah diungkapkan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago bahwa pemerintah Indonesia akan memfokuskan pembangunan untuk 5 tahun kedepan dalam berbagai bidang untuk meningkatkan pembangunan di Indonesia.
Tujuan dari pembangunan ini tidak lain adalah untuk menyejahterakan rakyat atau menjadi lebih baik dari sebelumnya. Indonesia juga terdiri dari pulau-pulau besar maupun kecil yang tersebar dari Sabang sampai Merauke dan kekayaan alam melimpah ruah yang terbentang diseluruh nusantara. Hal ini merupakan suatu modal yang sangat penting bagi pelaksanaan pembangunan di Indonesia. Sumber daya manusia di Indonesia sangatlah besar dan sangat mendukung keberhasilan pembangunan.
5 pembangunan yang akan difokuskan yaitu : 
Pertama, pemerintah akan memfokuskan masalah pada bidang pangan/pertanian karena Indonesia masih impor akan kebutuhan pokok (beras) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia sendiri. Sehingga adanya pembangunan ini pemerintah akan berupaya untuk tidak lagi impor beras dari negara lain bahkan Indonesia yang akan ekspor dengan cara memberikan bibit-bibit unggulan untuk petani, memperluas lahan pertanian, dan pupuk-pupuk berkualitas yang mampu menghasilkan beras yang berkualitas.
Kedua, pemerintah memfokuskan masalah dibidang kelautan dan perikanan. Untuk saat ini Indonesia juga masih impor hasil laut dari negara lain, padahal Indonesia itu negara yang sebagian wilayahnya itu lautan dan menyimpan berbagai ragam jenis hasil laut. Sehingga pemerintah ingin memperbaiki itu semua .
Ketiga, pemerintah memfokuskan masalah pada kemiskinan yang terjadi pada nelayan. Hasil laut yang beragam dan sangat melimpah seharusnya nelayan tidak mengalami hal itu, karena mereka pasti mendapatkan hasil penjualan yang sangat besar. Tapi itu salah, karena semelimpah apapun hasil laut yang mereka dapat hasil penjualan mereka tidak besar apa yang kita semua bayangkan. Sehingga niat pemerintah untuk mensejahterakan para nelayan terus dilakukan.
Keempat, pemerintah memfokuskan pada masalah industri. Dalam kurun waktu 15 tahun terakhir ini Indonesia mengalami penurunan dalam bidang industri memang menjadi faktor fenomenal untuk menunjang perdagangan. Mereka saling bersaing untuk mendapatkan tempat di pasar global.
Kelima, pemerintah memfokuskan pada masalah industry pariwisata. Indonesia memiliki berbagai macam potensi pariwisata, baik wisata alam maupun wisata budaya karena Indonesia memiliki bermacam-macam suku, adat-istiadat, dan kebudayaan serta karena letak geografis negara Indonesia sebagai negara tropis yang menghasilkan keindahan alam dan satwa. Sehingga pemerintah setiap tahun melakukan pembangunan untuk pariwisata yang ada diindonesia untuk menarik para wisataman baik dalam negeri maupun luar negeri.
Hal tersebut dilakukan untuk mensejahterakan rakyat Indonesia dan memajukan Indonesia dalam segala bidang, dan dapat mengangkat nama Indonesia untuk lebih familiar di dunia dalam sisi baiknya.


Referensi :
Budhi, Made Kembar Sri dan Paulus Kurniawan. 2015. Pengantar Ekonomi Mikro & Makro. Yogyakarta: ANDI.
Manurung, Mandala dan Prathama Rahardja. 2014. Teori Ekonomi Makro Suatu Pengantar, Edisi: 5. Depok: Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
http://perbedaanterbaru.blogspot.com/2015/08/perbedaan-pembangunan-ekonomi-dan.html?m=1
http://bisnis.liputan6.com/read/2634817/bank-dunia-ekonomi-ri-tumbuh-baik-di-tengah-perlambatan-global

Tidak ada komentar:

Posting Komentar