Rabu, 11 Januari 2017

SS_TULISAN 02_PENGANTAR BISNIS

Menganalisa CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) PT INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA Tbk





Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggungjawab sosial perusahaan merupakan suatu konsep bahwa organisasi khususnya perusahaan memiliki tanggungjawab terhadap pemegang saham, karyawan, konsumen, masyarakat dan lingkungan yang berkaitan dengan operasional perusahaan. CSR berhubungan erat dengan “pembangunan berkelanjutan”, dimana terdapat argumentasi bahwa suatu perusahaan dalam melaksanakan aktivitasnya harus mendasarkan keputusannya tidak hanya berdasarkan faktor keuangan belaka melainkan harus berdasarkan pada konsekuensi sosial dan lingkungan untuk saat ini maupun untuk yang akan datang. Milne (Eko Suyono, 2010 : 4). Masalah yang terjadi di masyarakat adalah masyarakat umumnya tidak mengerti tentang CSR.
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk merupakan salah satu produsen semen terbesar dan berkualitas di Indonesia, PT Indocement memiliki komitmen kuat untuk meneruskan bisnis secara etis dan taat hukum, membantu usaha-usaha peningkatan ekonomi, dan turut memperbaiki kehidupan para karyawan serta masyarakat sekitar wilayah operasi. PT Indocement mendasarkan program-program CSR pada konsep pembangunan yang berkelanjutan (sustainable development) dengan tiga dasar utama kepentingan (Triple Bottom Lines), yakni memelihara lingkungan, memberikan manfaat bagi masyarakat lokal, dan menjaga pertumbuhan perusahaan. Dalam pelaksanaan program-program CSR PT Indocement mengacu pada kegiatan yang terkelompok dalam kerangka Lima Pilar (The Five Pilars) yaitu pendidikan, ekonomi, kesehatan, (sosial, budaya, agama, dan olahraga), dan keamanan.
Pada pelaksanaan CSR PT Indocement yang berlandaskan pada konsep triple bottom line (ekonomi, sosial, dan lingkungan) dan kerangka lima pilar pembangunan berkelanjutan maka Departement CSR melakukan pembagian section atau bagian dalam departemen menjadi Community Development Section (Comdev section) dan Social Development Project Section (SDP section). Keduanya bekerja secara team work untuk mendapatkan hasil yang maksimal sesuai dengan tujuan awalnya. Berdasarkan rencana strategis CSR PT Indocement, program yang menjadi prioritas adalah konsep program Lima Pilar Pengembangan Masyarakat yang dikoordinir oleh Comdev section dan Proyek Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Project yang dikoordinir oleh SDP section. Program Lima Pilar yang di lakukan secara tersusun dan berkelanjutan di 12 Desa Binaan PT Indocement diantaranya (PT Indocement CSR, 2009):
1. Pilar Pendidikan Program pendidikan yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia di desa-desa binaan sekitar wilayah operasi perusahaan. Program-program tersebut meliputi pembangunan dan renovasi gedung-gedung sekolah (PAUD, SD, SMP,dan SMA), beasiswa, latihan-latihan keterampilan melalui Sekolah Magang Indocement (SMI), perpustakaan, dan fasilitas serta perlengkapan lainnya berupa buku-buku, bangku, dan meja.
2. Pilar Ekonomi Salah satu program yang dilakukan PT Indocement di bidang ekonomi adalah dengan membangun usaha kecil dan menengah, yang disesuaikan dengan potensi yang ada di 12 desa binaan. Usaha-usaha pemberdayaan yang dilakukan mencakup serangkaian pelatihan, bimbingan dan arahan tentang bagaimana mengembangkan bisnis mereka itu serta bantuan modal usaha, program ini juga bekerjasama dengan PKBL Bank Mandiri. Perusahaan membangun berbagai infrastruktur, seperti jalan, jembatan, rumah ibadah di 12 desa binaan sekitar pabrik Citeureup. Berkat pemberdayaan itu, banyak diantara mereka telah menjadi panutan dibidangnya masing-masing, seperti peternakan ayam, konveksi, pembuatan kue, dan bengkel sepeda motor.
3. Pilar Kesehatan Program ini bertujuan memberikan prasarana untuk meningkatkan kesehatan masyarakat desa setempat, dan secara umum juga merupakan partisipasi PT Indocement dalam program pemerintah membangun masyarakat sekitar yang sehat serta membantu prasarana pendukung Posyandu di Gunung Sari, Pasirmukti, Nambo, Bantarjati, Citeureup dan desa yang lain yang termasuk 12 desa binaan CSR unit Citeureup. PT Indocement juga membangun sarana fisik kesehatan yaitu Posyandu di Desa Gunung Putri, Pasirmukti. PT Indocement juga mendirikan sarana fasilitas air bersih di desa Citeureup dan Pasirmukti. Selain itu PT Indocement juga mengadakan Posling (Puskesmas Keliling) di setiap desa binaannya dengan menggunakan sistem rolling bergantian di setiap desanya. Program ini memberikan bantuan PMT, pengurangan jumlah balita gizi buruk, penyuluhan kesehatan dan pengobatan gratis bagi masyarakat yang berada di 12 desa binaan CSR unit Citeureup.
4. Pilar Sosbudag (Sosial, Budaya, dan agama) dan Olahraga Pada bidang ini PT Indocement membangun berbagai infrastruktur, seperti jalan, jembatan, rumah ibadah di desa-desa binaan sekitar daerah operasial perusahaan. PT Indocement juga memberikan pembinaan kepada generasi muda melalui pemberian sarana untuk kegiatan olah raga, memelihara budaya lokal, seperti tarian Degung, Reog dan kesenian lokal lainnya. CSR PT Indocement juga mengadakan program pembinaan sepak bola dengan peserta dari 12 desa binaan. Pada bulan Ramadhan PT Indocement juga mengadakan buka puasa bersama yang diadakan di Masjid As-Salam yang berada di lingkungan pabrik dengan mengundang perwakilan tokoh masyarakat dari 12 desa binaannya. Selain itu, pada Hari Raya Idul Fitri perusahaan juga melakukan pembagian zakat kepada masyarakat sekitar dan membantu para korban gempa di Garut, Jawa Barat berupa paket bantuan yang merupakan sumbangan pribadi dari Direksi Indocement, Ikatan Manajemen Indocement (IMI) dan Serikat Pekerja (SP) Indocement serta Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Bogor.
5. Pilar Keamanan Salah satu kegiatan yang dilakukan melalui bidang keamanan ini dengan menggalang kerja sama dengan masyarakat guna memelihara suasana aman melalui 54 pembinaan Pam Swakarsa. Hal itu dilaksanakan dengan memberikan pelatihanpelatihan keamanan kepada masyarakat atau petugas Linmas di desa-desa binaan serta menyediakan fasilitas-fasilitas pendukung dan peralatan, seperti pos keamanan lingkungan dan seragam petugas keamanan lokal.


Analisis: jadi menurut saya Kebijakan perusahaan PT Indocement dalam implementasi CSR didasarkan pada konsep pembangunan berkelanjutan yang bertumpu pada tiga pencapaian yang bermanfaat secara ekonomi, sosial dan lingkungan (triple bottom lines), yaitu people, planet, and profit. Selain itu, PT Indocement juga mendasarkan program ini pada kerangka Lima Pilar pembangunan berkelanjutan meliputi bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, sosial-budaya-agama-olahraga dan keamanan. Pada tahap implementasi PT Indocement membentuk suatu organisasi atau divisi tersendiri yang menangani keseluruhan pelaksanaan CSR PT Indocement yaitu sebuah Corporate Social Responsibility Departement yang memiliki misi yaitu menjalankan seluruh kegiatan usaha dengan tetap memperhatikan kesejahteraan komunitas (wholesome community) dan dengan menerapkan konsep ramah lingkungan (environment friendly) dengan tetap memperhatikan pengembangan perusahaan yang berkelanjutan (sustainable development) dan memiliki visi membangun kepentingan perusahaan untuk kepentingan bersama perusahaan dan komunitas, khususnya komunitas lokal dimana perusahaan beroperasi, sehingga tercipta hubungan yang harmonis.


referensi :
http://feunsika.ac.id/Jurnal-online/wp-content/uploads/2015/12/DEDI-SONI-090412.pdf
http://repository.ipb.ac.id/jspui/bitstream/123456789/27325/12/I10ymu.pdf

Tidak ada komentar:

Posting Komentar